Advertisement

Chaidir Syam, Persembahkan Kado Terbaik Literasi Maros di Akhir 2024

Potolotepo, Maros | Siapa yang tidak berbahagia jika derap dan langkah kemajuan literasi dan minat baca literasi di daerah yang dipimpinnya berhasil mendongkrak kemajuan yang sangat signifikan. Demikian halnya, Bupati Maros Chaidir Syam, di akhir tahun 2024 berhasil mendorong peningkatan kemajuan perpustakaan, literasi dan budaya baca dengan berhasil mendorong tiga pilar pembudayaan minat baca yaitu satuan keluarga, pendidikan dan masyarakat.

Nah, apa saja yang dicapai Chaidir Syam selama memimpin kabupaten Maros pada periode pertamanya 2021-2024? Perpustakaan Nasional kembali menyampaikan hasil survei Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca(TGM) tahun 2024, kembali menempatkan Kabupaten Maros diangkat sangat terbaik di Sulawesi Selatan yaitu kategori Sangat Tinggi dengan angka 91,04 persen. Sementara Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Kabupaten Maros 90,84 persen.

Bupati Maros, Chaidir Syam, bersyukur karena semangat kolaborasi dan sinergi para pegiat literasi, pustakawan, penulis, guru-guru dan masyarakat Maros menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan.

Misalnya saja, kata Chaidir Syam yang penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional, kategori Pejabat Publik dari Perpustakaan Nasional tahun 2022 dan Penghargaan Literasi Tertinggi Sandya Pradifta dari Pengurus Pusat Gerakan Pembudayaan Minat Baca ini tahun 2024.

Pada 2021 kata Chaidir Syam, IPLM Maros hanya berada di angka 29,59 meningkat naik menjadi 71,80 pada 2022, tahun 2023 menjadi 83,70 dan tahun 2024 naik drastis menjadi 91,04 persen.

“Kami bersyukur karena dengan capaian angka IPLM dan TGM menjadi dorongan kami untuk terus bekerja keras memajukan literasi, perpustakaan dan pembudayaan minat baca di Kabupaten Maros” kata Chaidir Syam, Minggu 29 Desember 2024 di Maros.

Karena itu, Chaidir Syam berharap capaian prestasi literasi yang dicapai Kabupaten Maros di akhir 2024 tahun ini, menjadi pelecut untuk terus bekerja dan berkarya di tahun 2025.

”Insya Allah dengan capaian yang sangat tinggi IPLM dan TGM tahun 2024 ini menjadi semangat kami untuk terus berprestasi di tahun 2025” harap Chaidir Syam.

Sementara itu, Tokoh Literasi dan Ketua Forum Nasional Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional, Bachtiar Adnan Kusuma, menegaskan kalau Chaidir Syam berhasil membentuk tiga kekuatan ekosistem literasi di Kabupaten Maros yaitu satuan keluarga melalui penguatan literasi berbasis keluarga dengan menempatkan keluarga sebagai barometer utama tumbuhnya literasi baca.

Selain itu, kata Bachtiar Adnan Kusuma, pilar satuan pendidikan dan masyarakat menjadi kekuatan suburnya budaya membaca dan budaya literasi di tengah-tengah masyarakat.

“Kami atas nama pegiat literasi Indonesia dan pegiat literasi Kabupaten Maros mengucapkan selamat kepada Bupati Maros Chaidir Syam dan selamat kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros dan selamat kepada seluruh masyarakat dan pegiat literasi di Maros” kata Bachtiar Adnan Kusuma, didampingi pegiat literasi Maros Takbir Abadi, Fitriani, S.Pd.Alamsyah dan Ketua IPI Maros Irham Bijaksana. (bak)

SAH, Adiarsa MJ Resmi Sandang Gelar Magister Hukum

Potolotepo, Makassar | Ketua LSM PERAK Indonesia, Adiarsa kini resmi menyandang gelar Magister Hukum setelah mengikuti wisuda Pascasarjana Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar di Phinisi Hall Hotel Claro, Senin (9/12/24).

Suasana kegembiraan yang diluapkan oleh 627 orang mahasiswa yang mengikuti wisuda ini, yang terdiri dari Diploma, Sarjana dan Pascasarjana. Diantara ratusan mahasiswa tersebut, terselip salah satu nama yang saat ini aktif menjadi penggiat LSM menggunakan pakaian wisuda.

“Alhamdulillah, saya resmi mendapatkan gelar Magister Hukum,” ucap pria yang kini sudah menyandang gelar Adiarsa MJ, SE, SH, MH sambil tersipu tersenyum yang menjadi ciri khas didirinya kepada awak media saat diwawancarai usai acara tersebut.

Di kalangan aktivis penggiat LSM dan media, khususnya di Sulawesi Selatan orang mengenalnya sebagai Ketua LSM PERAK Indonesia. Adiarsa mengungkapkan, jika dirinya melanjutkan kuliah pascasarjana ini agar terus menambah khazanah berpikirnya tentang dunia hukum.

“Dengan adanya niat, tekat, usaha dan berdoa saya akhirnya dapat menyelesaikan kuliah pascasarjana ini dengan baik,” imbuh Adiarsa.

Tak lupa juga Ia mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan mengucapkan terimakasih kepada keluarga, kawan-kawan seprofesi baik penggiat LSM dan advokat serta para dosennya.

“Ucapan khusus kepada Kaprodi saya Dr. Patawari, S.Hi, MH dan Asdir UIT, Dr. Makkah HM, SH, MH, M.Kn yang telah banyak membimbing saya,” tukas pria yang juga berprofesi sebagai Pengacara ini.

Adiarsa berharap dengan bertambah gelarnya dapat menambah predikat literasi berpikirnya dan mempermudah kerja-kerjanya sebagai Penggiat LSM dan seorang Pengacara.

“Semoga gelar ini bisa bermanfaat untuk orang banyak. Dan gelar ini akan menjadi pedang penyemangat saya dalam melakukan kontrol sosial dan pengawasan kasus korupsi juga,” harap aktivis Anti korupsi ini.

Sementara itu, karangan bunga di pelataran Hotel Claro pada saat acara wisuda dan ucapan selamat terpantau di beberapa media sosial terus berseliweran. Diantaranya ucapan selamat dari Walikota Makassar terpilih tahap rekapitulasi KPU sementara Munafri Arifuddin, beberapa Kajari, Kapolres, KPK, Ketua-ketua Ormas/LSM dan para pengusaha.

Ketua DPW Media Online Indonesia Sulsel, Muslimin Yunus menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua LSM PERAK yang telah mendapatkan gelar Magister Hukumnya.

“Mudah-mudahan ilmu yang diterima dapat di amalkan dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya tempat konsultasi dan diskusi dalam pendampingan profesi kewartawanan,” tuturnya, Selasa (10/12/24).

Ditambahkan Sekjend L-Kompleks, Ruslan Rahman mengatakan, tentunya kami selalu meminta pendapat hukum terkait kegiatan kontrol sosial dan pengawasan tentang pergerakan penggiat LSM.

“Sangat penting selalu adanya pandangan hukum dalam aktivitas dunia LSM dan Pak Ketua ini (Adiarsa-red) sangat terbuka diajak sheering dan diskusi,” ungkapnya.

Ketua GMBI Wilter Sulawesi Tenggara, Muh. Ansar S, SH turut memberikan apresiasi kepada Adiarsa.

“Beliau di mata kami di Sulawesi Tenggara punya integritas dan kapabilitas terkait kontrol sosial dan pengawasan, termasuk dedikasinya yang sampai di daerah terpencil di Sultra untuk membantu masyarakat disana. Dan cukup banyak terkait masalah hukum yang kami minta pendapat disini,” bebernya.

Sementara itu di dunia seni, seniman asal Sulsel Erwin Sulaiman juga turut memberikan apresiasi.

“Kami juga banyak berdiskusi terkait bagaimana seni di Sulsel dan bagaimana cara menghargai para seniman maupun pekerja seni termasuk sampai melindungi hak kekayaan intelektualnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMKN 5 Makassar H. Amar Bachti, S.Pd, M.M mengungkapkan jika sosok Adiarsa sejauh ini telah terlibat aktif dalam melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap anak didik kami dalam penyelesaian permasalahan sebagai kontrol sosial dan pengawasan di dunia pendidikan.

“Kami juga sering sheering terkait solusi hukum permasalahan anak didik kami dan bahkan beberapa kali kami libatkan dalam mediasi,” ungkapnya.

Setali tiga uang, Kepala SMPN 22 Makassar, Hj. Salmah, S.Pd, M.Pd juga sering meminta pendapat hukum terkait penerapan hukum untuk anak di bawah umur di sekolahnya.

“Kami juga suka konsultasi beliau diantaranya apa-apa saja yang tidak boleh dilakukan para pendidik ke anak dan mengakibatkan pelanggaran hukum,” bebernya juga.

Sedangkan pengusaha asal Sidrap, H. Iwan turut memberikan support dan apresiasi atas gelar dan dedikasi Adiarsa selama ini.

“Support Adiarsa terhadap dunia usaha dalam memberikan kami pandangan hukum sangat relevan dengan apa yang kami lakukan. Tentunya kesadaran hukum membuat kami berusaha dengan selalu mengedepankan regulasi yang ada,” jelasnya.

Pengusaha lainnya, Iswanto mengatakan, Adiarsa aktif mengedukasi para nelayan terkait biota dan hasil laut.

“Kami tiap saat berkoordinasi, selain sering membantu masyarakat dulu masalah kelistrikan di lokasi ini. Ia juga aktif mengedukasi hukum terhadap pengrusakan dan mata pencaharian di laut,” tukas pengusaha asal Pulau Barrang Lompo ini.

Masran Amirudin, SH, MH dalam penyampaiannya, juga mengatakan jika Adiarsa sosok yang energik dalam kerja-kerja hukum.

“Semangatnya Pak Ketua kalau bekerja patut diacungi jempol,” ujar Akademisi dan praktisi hukum ini.

Restu Pratama selaku penggiat aktivis sosial mengatakan, jika Adiarsa ini sangat suka membantu orang.

“Ada beberapa kasus yang kami tangani memang dari pak Ketua ini (Adiarsa-red) dan dia sangat aktif membantu orang-orang kecil yang butuh keadilan,” terang anggota Sahabat saksi dan Korban LPSK Sulsel ini.

Sandi Pajri, S.Pd.,S.H.,M.H Selaku Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Barisan Pejuang Keadilan (YLBH BPK) Mengucapkan Selamat dan Sukses Kepada Adiarsa, S.H.,M.H, selaku Ketua LSM PERAK.

“Atas Gelar Magister Hukum yang diperoleh senantiasa mendapatkan berkah serta Ilmunya dapat berguna bagi Agama, Bangsa dan Negara,” ucapnya.

Kampus UIT sangat bertekad menjadikan sebagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Untuk itu, UIT tidak hanya sekadar meluluskan para sarjana, tetapi juga memberikan bekal keterampilan keilmuan. Dengan bekal ini diharapkan para alumni mampu mandiri dan bersaing di dunia kerja.

Dalam acara wisuda tersebut hadi Rektor Universitas Indonesia Timur Dr. Abd. Rahman, S.Pt, SE, MM, Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Wahid Wahab, M.Sc, Asdir 1, Dr. Makkah HM, SH, MH,M.Kn, Kaprodi Magister Hukum, Dr. Patawari, S.Hi, MH beserta segenap dosen dan civitas akademika, Ketua LLDIKTI Wilayah IX, perwakilan PJ Gubernur Sulsel, Prof. Dr. Muhammad Jufri, S.Psi, M.Si, M.Psi, Psikolog, Sekda Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, Perwakilan Polrestabes, Perwakilan Pangdam Hasanuddin, para pimpinan perguruan Tinggi Swasta dan beberapa tamu undangan lainnya. (**)