Advertisement

Wakil Bupati Deli Serdang Hadiri Pembukaan Raker Wilayah DMI Sumut

Potolotepo, Lubuk Pakam | Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar menghadiri pembukaan rapat kerja wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Utara tahun 2020 bertempat Di Aula Cadika, Jum’at (18/09/2020) Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Turut hadir Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Musa Rajekshah ,Kabid Organisasi Pengurus Pusat (PP) DMI Pusat DR. H. Makmum Muroo Al-Babsy, Ketua DMI Provinsi Sumut Irhamuddin Siregar MA, Ketua Ketua DMI se Kab/Kota Provinsi Sumatera Utara, mewakili Forkopimda Sumut dan Deli Serdang.

Dalam sambutannya Wakil Bupati HM Ali Yusuf Siregar mengatakan Keberadaan Dewan Masjid Indonesia telah memberi kontribusi yang sangat besar dalam pembinaan umat. Hal ini tidak terlepas dari perannya mengajak umat, agar lebih bertakwa, sekaligus meningkatkan kualitas kesalehan sosial dan sarana pemersatu umat, menuju figur muslim sejati yang sehat, cerdas, tangguh termasuk dalam membantu terciptanya suasana kehidupan di tengah tengah masyarakat yang rukun, aman, nyaman, bertoleransi dan kondusif.

Melihat betapa besar dan pentingnya peranan Dewan Masjid dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, maka sudah menjadi tugas besar bagi Dewan Masjid, untuk melakukan berbagai perencanaan program kerja secara kontinyu dan meningkat, sehingga keberadaan DMI dapat berbanding lurus dengan kemajuan zaman dan dapat selalu berkiprah di zamannya.

Oleh karena itu, apa yang dilakukan oleh DMI Provinsi Sumatera Utara hari ini, menyelenggarakan kegiatan rapat kerja wilayahnya, sepantasnyalah untuk diapresiasi, karena ini adalah momen penting, yang tujuan utamanya untuk memusyawarahkan berbagai keputusan – keputusan dalam program dan rencana kerja konkret yang menyentuh langsung sasaran yang akan dikembangkan kedepan, untuk membawa organisasi DMI Sumatera Utara, semakin maju, berkembang serta mendatangkan manfaat yang sebesar – besarnya bagi kemaslahatan masyarakat banyak.

Karena itu, pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengucapkan terima kasih kepada DMI Sumatera Utara, yang telah melaksanakan rapat kerjanya di Kabupaten Deli serdang.

Kabid Organisasi Pengurus Pusat (PP) DMI Pusat Makmum Muroo Al-Babsy juga mengatakan Rakerwil DMI Sumut mampu menelurkan program-program yang menjawab permasalahan umat saat ini. Salah satu yang menjadi perhatian adalah terkait masjid yang bisa mengakomodasi umat secara keseluruhan.

“Masjid itu milik umat, jadi tentunya tidak ada salah satu aliran yang mendominasi masjid, karena masjid mengajarkan kita tentang heterogenitas. Di Sumut kalau saya perhatikan memang masalah heterogenitas tidak begitu kental, tetapi ada, saya harap ini dihilangkan karena masjid merupakan tempat berkumpulnya semua muslim apapun alirannya,” tegas Makmum.

Dalam arahannya Wagub H Musa Rajekshah berharap, ” Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumut mampu membangkitkan ekonomi umat. Menurutnya, dengan pengelolaan yang tepat hal tersebut bisa tercapai sehingga masjid mampu menuntun umat bukan hanya secara rohani tetapi juga secara ekonomi. Harapan saya, kita mau meningkatkan infaq ke masjid, ini pahala yang akan terus mengalir bagi kita semua, jadi jangan ragu. Dengan makmurnya masjid maka masjid juga bisa memakmurkan umat di sekitarnya. Mudah-mudahan tidak ada masjid yang kasnya besar, tetapi umat di sekitarnya tidak makan, tidak sekolah atau sangat kesulitan”, kata Musa Rajekshah saat memberikan kata sambutan.

Selain itu, Musa Rajekshah juga meminta agar ukhuwah umat bisa terjalin dengan baik dengan menggalakkan salat wajib di masjid, dengan begitu menurutnya masjid akan lebih mudah untuk makmur dan memakmurkan umat.

“DMI tentu sudah merangkai program-program yang mampu meningkatkan salat berjamaah. Tadi saya dengar dari ketua ada program salat subuh berjamaah di setiap Kabupaten/Kota, ini tentu akan membantu memakmurkan masjid. Dan dengan pengelolaan yang baik masjid akan memakmurkan umat,” tambah Musa Rajekshah. (Ezl)

Dandim 0910/Malinau Tinjau Lokasi Pelaksanaan Kegiatan TMMD Ke–109

Potolotepo, Kalimantan Utara | Komandan Kodim 0910/Malinau Letkol Inf Sofwan Nizar S.Sos.,M.Han meninjau lokasi pelaksanaan kegiatan TMMD Ke–109 wilayah perbatasan Kodim 0910/Malinau Tahun 2020, Jum’at (18/09/2020).

Pekan depan TMMD yang akan di laksanakan di 2 Desa yaitu Desa Sengayan dan Desa Long Loreh Kecamatan Malinau Selatan Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara akan di mulai.

Untuk memastikan kesiapan pelaksanaan TMMD tersebut, Dandim yang di dampingi oleh Perwira staf dan juga Danramil 0910-03/Malinau Kota meninjau lokasi dan mengecek secara langsung.

Selain itu Dandim beserta rombongan juga menemui sejumlah warga dan kepala Desa Sengayan dan Long Loreh untuk mendukung dan menerima kehadiran TNI yang nantinya akan melaksanakan TMMD selama kurang lebih satu bulan.

Selama berdialog dengan warga, Dandim tampak tak segan untuk bercengkrama. Dia berbincang hangat dan tersenyum lepas, menunjukkan wujud kedekatan TNI dan rakyat yang tanpa batas.

“Bersama rakyat TNI kuat, bersama kita bisa wujudkan impian mereka”, tutur Dandim.

Warga setempat mengaku senang dengan kehadiran TNI dari Kodim 0910/Malinau, “Saya merasa simpatik dan akan merespons TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” ucap Sumarlan warga, Desa Long Loreh. (Ezl)

Sumber : Pendim 0910

Dit Reskrimsus Polda Sumut Tangkap Perusak Bendera & Foto Presiden

Potolotepo, Medan | Tim Unit 2 Subdit V Siber Dit Reskrimsus Polda Sumut menangkap netizen pemilik akun instagram Maya.maya635 yang telah memposting serta memviralkan video perusakan bendera Merah Putih serta penghinaan terhadap Presiden RI dan Wakil Presiden RI.

Diketahui, pemilik akun instagram yang telah melakukan penghinaan itu bernama Rohmeini Purba (27), warga Jalan Negara, Lingkungan III, Kelurahan Petapahan, Kecamtan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Penangkapan itu dibenarkan Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Jumat (18/09/2020).

Menurutnya, netizen yang ditangkap itu terbukti melakukan tindak pidana karena merusak lambang negara, menghina kepala negara dan menyebarluaskan melalui media elektronik (media sosial).

“Dari hasil penyidikan sementara motivasi tersangka melakukan perbuatan itu ingin mencari perhatian seluruh warga dunia atas tindakannya yang berpacaran dengan warga Malaysia, namun tidak didukung bahkan cenderung ditolak di tengah keluarga dan semua kenalannya”, ungkapnya.

Dalam penangkapan itu, Nainggolan menuturkan turut disita barang bukti handphone Samsung A20 akun facebook atas nama Lovelyta Putri Valentine dengan URL.

Kemudian, akun Instagram atas nama maya.maya635, sikat WC warna biru, foto Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden atas nama KH Ma’ruf Amin yang telah dirusak serta bendera Republik Indonesia yang telah dibakar.

“Tersangka sudah diamankan di Polda Sumut. Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 57 Jo Pasal 68 Undang-Undang RI Nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan dan/atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 perubahan atas Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 310 Jo Pasal 316 KUHPidana,” pungkasnya. (Ezl)

Mahasiswa Tuntut Tuntaskan Sengketa Lahan Kek Mandalika dan Tambora

Potolotepo, NTB | Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia Wilayah Bali-Nusra, geruduk Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat 18 September 2020.

Mahasiswa menuntut Pemerintah NTB segera tuntaskan sengketa Lahan Kek Mandalika dan Tambora. Serta, berikan keadilan bagi masyarakat di selatan pulau Lombok yang dirampas hak lahan kepemilikannya.

Aksi yang dimulai pukul 09.00 wita dimulai dengan aksi pencerdasan melalui orasi-orasi di tengah perempatan jalan Langko (samping Kantor BI dan Islamic Center). Kemudian dilanjutkan dengan aksi jalan kaki menuju kantor Gubernur NTB.

Aksi ini berlangsung hingga pukul 11.36 wita. Namun dalam aksi kali ini Bapak Gubernur tidak keluar menemui masa aksi, sehingga masa aksi memaksa menerobos gerbang kantor Gubernur NTB dan terus berorasi di halaman kantor.

Masa aksi melakukan aksi tabur bunga sebagi betuk duka cita dan kekecewaannya. Setelah adanya lobi oleh tim humas aksi, akhirnya Kepala Biro Hukum Pemerintah NTB H Ruslan Abdul Gani, keluar mewakili gubernur NTB.

Ruslan menyatakan, bahwa untuk kasus Kek Mandalika, saat ini tahap pendataan kepemilikan telah selesai dan sedang dilanjutkan ke tahap negosiasi antara pihak ITDC dgn warga di lombok selatan.

ketua BEM UNRAM selaku Korwil BEM SI BALI-NUSRA Irwan mengatakan, temuan BEM UNRAM di lapangan tanah digusur terlebih dahulu sebelum tuntas permasalahannya. Adapun untuk permasalahan Oi Katupa Tambora perwakilan gubernur NTB tidak bersedia memberikan tanggapan ataupun jawaban.

Mahasiwa, sebut Irwan, kecew terhadap Gubernur NTB yang tidak mau menemui mahasiswa, dan mengecam tindakan penggusuran paksa yang terjadi di NTB saat ini. Selain itu, masa aksi menyatakan akan kembali mengadakan aksi yang lebih besar pada 24 September mendatang.

“Mahasiswa adalah hati nurani dan pikirannya rakyat, maka tidak ada kata mundur dalam perjuangan ini,” sebut Irwan.

Adapun poin tuntutan BEM Unram dalam aksi 18 September ini adalah sbb:

1. Menuntut Pemerintah Provinsi untuk Mengecam Tindakan Pihak ITDC terhadap Penggusuran Lahan yang dilakukan secara paksa.

2. Menuntut Pemerintah Provinsi NTB untuk Memcabut SIUP & HGU PT. SAKP yang merugikan rakyat.

3. Menuntut Pemerintah Daerah NTB untuk Menghentikan Penggusuran Lahan dan Perampasan sampai persoalan tersebut benar-benar tuntas. (Anhar Rosal)