Advertisement

LPP Lsm Perak Pantau Pemilu di 24 Kab/Kota se Sulawesi Selatan

Potolotepo, Makassar | Lembaga Pemantau Pemilu (LPP) LSM PERAK meminta Komisi Pemilihan Umum se-Sulawesi Selatan dan Bawaslu se-Sulsel memberikan atensi dan pengawasan ketat dan melekat terkait perekrutan penyelenggara pemilu tingkat KPPS dan PTPS.

Pasalnya, PERAK mencium adanya dugaan kelalaian atau kesengajaan dalam perekrutan tersebut. Dimana PERAK telah mengidentifikasi beberapa nama-nama yang ikut dalam perekrutan diduga terlibat tim sukses peserta pemilu atau bahkan terdaftar sebagai anggota partai politik pada sistem informasi partai politik (Sipol).

“Tim kami sudah bergerak di 24 Kab/Kota se-Sulsel jadi sudah banyak hasil investigasi dan pemantauan di lapangan yang masuk ke kami begitupun banyaknya pengaduan pelanggaran,” ucap Adiarsa MJ, SH Ketua Umum LSM PERAK Indonesia kepada awak media saat melakukan press conference di salah satu Cafe di Kota Makassar, Selasa (26/12/2023).

Menurutnya, KPU dan Bawaslu se-Sulsel harus turun melakukan identifikasi track record KPPS tersebut di warga.

“Mereka ini nantinya ujung tombak pemilu di lapangan maka akan rusak negara kita kalau mereka ini bekerja untuk kepentingan peserta pemilu,” tambahnya.

Lanjut Adiarsa, berdasarkan sumber data dan informasinya di Takalar saja banyak pendaftar KPPS teridentifikasi di Sipol begitupun di Makassar sudah ada PPK dan PPS yang dipecat karena menerima pemberian uang dari Caleg.

Adiarsa juga mengatakan, selain independensi penyelenggara pemilu yang harus dijamin juga menghawatirkan kalau peserta pemilu seperti caleg atau Capres malah melakukan persekongkolan dengan mereka oknum penyelenggara pemilu untuk kepentingannya. Jadi, perlu atensi perhatian khusus ke penyelenggara bukan cuma KPPS namun PPS dan PPK juga di tingkat Kecamatan.

“Kami juga sudah siapkan Tim Hukum 40 Pengacara untuk mendampingi pada saat pelaporan, saksi dan Sidang sengketa pelanggaran pemilu baik pidana maupun administrasi,” ungkapnya.

Adiarsa menegaskan, pihaknya akan menjadi garda terdepan bagi Caleg atau Capres yang melakukan pelanggaran di lapangan. Dimana anggotanya di lapangan sudah bergerak dalam beberapa bulan ini secara aktif, terstruktur dan masif.

“Baik money politik, persekongkolan dengan penyelenggara pemilu dan pelanggaran pemilu lainnya pastinya akan berhadapan dengan kami demi pemilu yang berkualitas dan demokrasi yang berintegritas,” kata Adiarsa.

Diketahui lembaga pemantau pemilu LSM PERAK terdaftar di Bawaslu RI di urutan 17 Se-Indonesia dengan nomor akreditasi 0044.C/HM.02.01/K.SN/7/2023. Salah satu tugas Lembaga Pemantau Pemilu melakukan pengumpulan informasi penyelenggaraan pemilu atau berkaitan dengan pelaksanaan pemilu. (**)

Lsm Perak Siapkan Aksi, Geruduk Proyek Preservasi Jalan dan Jembatan Selayar

Potolotepo, Selayar | Setelah melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan (puldata pulbaket) di lapangan, PERAK siapkan laporan resmi ke penegak hukum dan aksi demo unjuk rasa besar-besaran pada Proyek preservasi jalan dan jembatan Kepulauan Selayar milik Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 1 Provinsi Sulawesi Selatan yang diduga bermasalah.

Proyek pekerjaan jalan yang dikerjakan CV Delima Indah Pratama selaku Kontraktor diduga tidak memenuhi kriteria tekhnis jalan sesuai peraturan Menteri Pekerjaan Umum No : 19/PRT/M/TH 2011 tentang persyaran tekhnis jalan dan kriteria perencanaan tekhnis jalan yang memuat tentang ketentuan tekhnis yang harus dipenuhi oleh suatu ruas jalan agar jalan dapat berfungsi secara optimal memenuhi standar pelayanan minimal dan melayani lalu lintas dan angkutan jalan.

Namun pada proses pelaksanaannya, berdasarkan hasil investigasi dan penelusuran LSM PERAK menemukan pekerjaan ruas jalan tersebut diduga dilaksanan tanpa prosedur kerja yang benar, sehingga hasilnya pun kelihatan asal jadi.

“Proyek tersebut dapat kita lihat kerusakan pada spot tertentu pada ruas jalan yang seharusnya hasil pekerjaan bisa tahan sampai beberapa tahun sesuai standar perencanaan. Kerusakan yang terjadi diantaranya distorsi dan retak yang disebabkan kurangnya pemadatan pada proses pekerjaan pemadatan dan penggunaan agregat yang diduga tidak memenuhi standar mutu,” ungkap Burhan Koordinator Divisi Hukum dan Pelaporan LSM PERAK Indonesia kepada awak media, Rabu (20/12/2023).

Lanjut Burhan, begitupun campur aspal yang tidak homogen dikarenakan kadar aspal rendah serta suhu yang tidak sesuai dengan job mix formula yang direncanakan sehingga terjadi kerusakan dini serta gagal struktural dan gagal fungsional.

“Melihat kondisi jalan sekarang sudah ada indikasi terjadi pembiaran dari pihak Konsultan Pengawas dan juga PPK yang harus bertanggung jawab dalam mengawasi kualitas dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor,” tambah Burhan.

Pihaknya juga menduga terjadi kesalahan dari segi penerapan target kualitas dan kuantitas dalam penyelesaian setiap tahapan pekerjaan yang tidak bisa tercapai dengan baik ujungnya masuk kategori kegagalan kontruksi.

“Kami sudah siapkan puldata dan baketnya, awal tahun kami masukkan laporannya secara resmi ke APH apakah itu Kejati Sulsel atau Polda Sulsel. Dan tentunya dibarengi dengan aksi demo mendesak Kepala Satker dan PPK nya dicopot dari Kementrian,” pungkasnya.

Lanjut Burhan mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat permintaan klarifikasi ke pihak PPK dan Satker yang bersangkutan namun tidak ada jawaban. Sehingga kami berkesimpulan memang ada dugaan kuat permasalahan dan pelanggaran pada proyek ini.

Lebih jauh Burhan membeberkan, jika pihaknya menduga ada penyalahgunaan wewenang dan jabatan dalam proyek ini yang dilakukan Kepala Satker dan PPK untuk memperkaya diri sendiri termasuk dugaan pemberian fee dari kontraktor.

Proyek preservasi jalan dan jembatan memakan anggaran APBN Rp. 9.767.132.738. dengan nomor kontrak : HK.02.01/PPK 1.2 SULSEL/APBN/01, Tanggal 10 Januari 2022. Masa pelaksanaan 356 hari kalender dengan Konsultan Pengawas PT. Tribina Marta Carya Cipta. (**)

Panwascam Panakkukang Himbau Peserta Pemilu Patuhi Peraturan Pemasangan Alat Peraga Kampanye

Potolotepo, Makassar | Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Panakkukang menghimbau kepada para peserta pemilu 2024 agar mematuhi aturan terkait kampanye, khususnya aturan mengenai pemasangan alat peraga kampanye (APK Peserta Pemilu) di jalan raya.

Ketua Panwaslu Kecamatan Panakkukang, Iswan Afandi mengatakan, terdapat 12 ruas jalan yang dilarang untuk memasang Alat Peraga Kampanye. Ada 12 ruas jalan yang dilarang berdasarkan surat dari walikota makassar bernomor: 970/2333//Bapenda/XI/2023 tanggal 22 November 2023 dan Surat Keputusan KPU Nomor 439 tahun 2023 tentang penetapan pemasangan alat peraga kampanye dan lokasi rapat umum kampanye pemilihan umum tahun 2024.

“Adapun 12 ruas jalan terlarang pemasangan APK di Makassar, yakni Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Penghibur, Jalan Haji Bau, Jalan Somba Opu, Jalan Pasar Ikan, Jalan Ujung Pandang, Jalan Balai Kota, Jalan Gunung Bawakaraeng, Jalan Dr Sam Ratulangi, Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan AP Pettarani. khusus untuk di Wilayah kecamatan Panakkukang yaitu ruas Jl. Urip Sumoharjo dan AP Pettarani,” bebernya kepada awak media, Senin (18/12/2023).

Berdasarkan pemantauan Panwaslu Kecamatan Panakkukang, masih ada beberapa alat peraga kampanye yang masih terpasang di kedua jalan tersebut, bahkan Satpol PP didampingi oleh Panwaslu Kecamatan Panakkukang dan PKD se-Kecamatan Panakkukang telah dua kali menertibkan alat peraga kampanye pada tanggal 24 Oktober 2023 dan 5 desember 2023, Namun nyatanya masih ada alat peraga kampanye yang baru terpasang di ruas jalan yang dilarang tersebut.

Untuk itu Panwaslu Kecamatan Panakkukang menghimbau kepada seluruh Peserta Pemilu untuk mematuhi peraturan pemasangan alat peraga kampanye.

“Kami menghimbau peserta dan tim kampanye pemilu 2024, agar memindahkan alat peraga kampanye yang masih terpasang di ruas jalan Urip Sumoharjo dan AP Pettarani,” ujar Iswan Afandi.

Panwaslu Kecamatan Panakkukang juga akan menyurati seluruh Peserta pemilu 2024 yang masih memasang alat peraga kampanye di ruas jalan yang di larang. Apa bila tidak ditindak lanjuti, maka Panwaslu Kecamatan Panakkukang akan mengambil tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan akan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terkait untuk menegakkan surat dari walikota makassar bernomor: 970/2333//Bapenda/XI/2023 dan Surat Keputusan KPU Nomor 439 tahun 2023.

“Panwaslu Kecamatan Panakkukang berharap kepada seluruh peserta pemilu 2024 untuk tertib mengikuti berbagai aturan yang telah dikeluarkan KPU dan Bawaslu sehingga pemilu 2024 dapat terlaksana dengan lancar, adil, damai, dan sukses,” pungkasnya. (**)

Peran Pendidikan Anak Usia Dini dalam Pembentukan Karakter

Potolotepo, Parepare | Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah kunci untuk masa depan yang berkualitas. Periode ini, yang mencakup usia antara enam dan enam tahun, berfungsi sebagai dasar bagi pembentukan sikap, kecerdasan, dan karakter anak. Pendidikan yang diberikan pada usia muda ini dapat memiliki dampak yang signifikan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, sangat penting untuk membahas secara mendalam bagaimana PAUD dapat memainkan peran penting dalam membangun karakter yang kokoh pada anak-anak.

Pertama, perkembangan otak anak pada usia ini sangat cepat. Saat ini, anak-anak belajar dengan cepat dan membentuk pola pikir yang akan berdampak pada masa depan mereka. Oleh karena itu, lingkungan pembelajaran PAUD harus dirancang dengan cermat. Stimulasi yang tepat, seperti bermain, bernyanyi, dan berbicara, dapat membantu perkembangan kognitif dan emosional anak. Dalam memastikan bahwa setiap anak menerima stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan mereka, guru yang terlatih dengan baik di PAUD dapat berperan sebagai penggerak perubahan yang signifikan.

PAUD juga memberi anak-anak kesempatan untuk membangun karakter mereka. Melalui interaksi sehari-hari, baik dengan guru maupun sesama anak, nilai-nilai moral dan etika diajarkan. Pendidikan karakter di usia dini dapat membantu anak-anak memahami konsep seperti kejujuran, empati, dan tanggung jawab, yang membentuk dasar moral yang kuat untuk tumbuh menjadi orang yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungannya.

Dalam pendidikan anak usia dini, pentingnya membangun keterampilan sosial juga ditekankan. Anak-anak belajar berinteraksi dengan teman sebaya, berbicara, dan memahami kerja sama. Mereka akan mendapatkan manfaat dari keterampilan ini dalam kehidupan sehari-hari dan masa depan profesional mereka.

Namun, tidak dapat diabaikan bahwa ada masalah yang timbul dalam melaksanakan pendidikan anak usia dini. Hambatan mungkin termasuk sumber daya yang terbatas, kurangnya kesadaran masyarakat, dan kurangnya tenaga pengajar yang berpengalaman. Oleh karena itu, semua orang, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, harus bekerja sama untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan anak usia dini.

Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah kunci untuk masa depan yang berkualitas. Periode ini, yang mencakup usia antara enam dan enam tahun, berfungsi sebagai dasar bagi pembentukan sikap, kecerdasan, dan karakter anak. Pendidikan yang diberikan pada usia muda ini dapat memiliki dampak yang signifikan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, sangat penting untuk membahas secara mendalam bagaimana PAUD dapat memainkan peran penting dalam membangun karakter yang kokoh pada anak-anak.

Pendidikan anak usia dini (PAUD) sangat penting untuk menciptakan masa depan yang baik bagi generasi mendatang. Anak-anak di rentang usia 0-6 tahun mengalami perkembangan yang cepat, dan pengalaman pendidikan mereka memiliki efek yang signifikan dalam jangka panjang. Dalam PAUD, fokus pada pembentukan karakter menjadi penting karena karakter yang baik merupakan dasar untuk keberhasilan di masa depan dalam hal sosial, akademis, dan pribadi.

PAUD bertanggung jawab untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak-anak dengan cara yang tepat. Pada usia ini, otak anak berkembang pesat. Pembelajaran yang tepat dapat membangun fondasi intelektual yang kuat. Aktivitas seperti berbicara, bernyanyi, dan bermain meningkatkan keterampilan motorik, bahasa, dan pemahaman konsep matematis dasar. Guru PAUD yang berpengalaman memahami betapa pentingnya memberikan stimulasi yang sesuai dengan tingkat perkembangan setiap anak untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki peluang terbaik untuk tumbuh dan berkembang.

Pendidikan karakter adalah komponen penting dari PAUD. Siswa diajarkan nilai-nilai moral dan etika selain keterampilan akademik. Anak-anak belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, dan empati melalui interaksi sehari-hari dengan guru dan teman sebaya. Pendidikan karakter di usia dini menciptakan pondasi moral yang kokoh, yang akan membantu anak-anak membuat keputusan yang baik dan menjadi orang yang bermoral di kemudian hari.

Orang tua memainkan peran penting dalam membantu pendidikan anak usia dini. Orang tua berfungsi sebagai role model bagi anak-anak mereka dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran anak-anak mereka menyediakan lingkungan yang mendukung. Kolaborasi antara orang tua dan pendidik PAUD memberikan dukungan emosional yang diperlukan untuk pertumbuhan dan pembelajaran yang optimal. Untuk memastikan bahwa nilai dan keterampilan yang dipelajari di sekolah terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari anak, orang tua dapat berpartisipasi dalam kegiatan sekolah, berkomunikasi dengan guru, dan mendukung pembelajaran di rumah.

PAUD sangat penting untuk pengembangan keterampilan sosial anak-anak selain aspek akademik dan karakter. Mereka belajar berinteraksi dengan teman sebaya, menjadi lebih baik dalam berbicara, dan memahami konsep kerja sama. Anak-anak yang belajar keterampilan sosial di usia dini memiliki manfaat untuk membangun hubungan yang sehat, menangani konflik, dan beradaptasi dengan berbagai lingkungan sosial.

Meskipun semua orang tahu bahwa pendidikan anak usia dini sangat penting, masih ada beberapa masalah yang harus ditangani. Sumber daya yang terbatas, kurangnya kesadaran masyarakat, dan kekurangan tenaga pengajar yang berpengalaman dapat menjadi hambatan. Akibatnya, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus bekerja sama untuk meningkatkan akses dan kualitas PAUD.

Investasi dalam pelatihan guru PAUD, penyediaan sumber daya yang memadai, dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan anak usia dini diperlukan untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas. Dengan melakukan hal-hal ini, kita dapat memastikan bahwa PAUD tidak hanya menjadi tempat belajar tetapi juga tempat di mana karakter anak-anak dibentuk, membangun pondasi yang kuat untuk masa depan yang lebih baik.

L-Kompleks Temukan Bukti Dugaan 31 Siswa Siluman Ikut MPLS SMAN 2 Makassar Usai PPDB 2023 Lalu

Potolotepo, Makassar | Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023 telah lama usai diselenggarakan, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) untuk menelusuri adanya dugaan perbuatan curang (manipulasi) dan pelanggaran hukum pada proses PPDB 2023 lalu.

Sekjen L-Kompleks, Ruslan Rahman yang ditemui disalah satu warkop di bilangan jalan veteran makassar beberapa waktu lalu menyampaikan beberapa temuan Tim Investigasi L-Kompleks yang dilakukan secara simultan guna mendapatkan alat bukti minimal yang diperlukan dalam melaporkan dugaan perbuatan curang (manipulasi) dan pelanggaran hukum pada proses PPDB 2023 lalu, Senin (18/09/2023).

Ruslan dalam kersempatan itu menjelaskan dugaan kecurangan dan atau pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMAN 2 Makassar (HSM, S.Pd, M.Pd), dimana saat pengumuman PPDB 2023 yang dinyatakan lolos seleksi sebanyak 329 siswa dari 360 kuota pada SMAN 2 Makassar, jadi terdapat sebanyak 31 kuota yang tidak terisi pada saat usai pengumuman seleksi PPDB 2023, adapun rincian siswa yang lolos seleksi sebanyak 329 siswa dari kuota 360 siswa itu adalah:

1. Seleksi Afirmasi sebanyak 33 Siswa
2. Seleksi Perpindahan Tugas Orang Tua sebanyak 7 Siswa
3. Seleksi Anak Guru sebanyak 1 Siswa
4. Seleksi Prestasi Non Akademik sebanyak 36 Siswa
5. Seleksi Zonasi sebanyak 180 Siswa
6. Seleksi Prestasi Akademik sebanyak 72 Siswa

Jumlah yang lolos seleksi PPDB 2023 pada SMAN 2 Makassar sebanyak 329 Siswa (33+7+1+36+180+72) dari Kuota sebanyak 360 dan kesimpulannya terdapat 31 kursi kosong pada saat pengumuman PPDB 2023 lalu.

Ruslan lanjut mengatakan, kasus ini terkuak pada saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 16-18 Juli 2023 lalu, dimana pada saat MPLS itu jumlah siswa yang ikut MPLS pada SMAN 2 Makassar sebanyak 360 siswa sementara yang dinyatakan lolos seleksi PPDB 2023 sebanyak 329 siswa.

“Jadi sangat jelas ada sebanyak 31 Siswa yang mengikuti MPLS di SMAN 2 Makassar tapi tidak ada bukti bahwa ke 31 siswa itu Lolos seleksi PPDB 2023, atau dengan kata lain “Siswa Siluman” yang ikut MPLS seolah-olah siswa yang lolos seleksi PPDB 2023,” ucap Ruslan.

Lanjut Ruslan menyampaikan akan segera merampungkan berkas laporan dugaan perbuatan curang (manipulasi) dan pelanggaran hukum Kepala SMAN 2 Makassar pada proses PPDB 2023 lalu untuk diserahkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) agar dapat segera diproses sesuai hukum yang berlaku.

Selanjutnya Ruslan mendesak Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Dr. Bahtiar Baharuddin, M.Si untuk segera mencopot Kepala SMAN 2 Makassar dari Jabatannya dan meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Iqbal Najamuddin, SE untuk segera menganulir 31 siswa “Siswa Siluman” yang ikut MPLS seolah-olah siswa yang lolos seleksi PPDB 2023.

Kepala SMAN 2 Makassar beberapa waktu lalu yang dikonfirmasi terkait keberadaan 31 siswa “Siswa Siluman” yang ikut MPLS seolah-olah siswa yang lolos seleksi PPDB 2023 melalu WA menjawab: dengan mengirimkan berkas pdf Pengumuman Afirmasi dan jawaban “Sesuai Permendikbud jika ada kuota tersisa dipenuhi melalui jalur prestasi akademik yang mendaftar di sekolah pilihan” tulis Kepala SMAN 2 Makassar.

Lanjut Kepala SMAN 2 Makassar di Konfirmasi lagi: “Di umumkan dimana penambahan 31 siswa yang digunakan mencukupi kuota 360 dari 329 siswa yang lolos seleksi PPDB 2023???”, namun hingga berita ini ditayangkan tidak di respon lagi. (Tim/**)

Progam Karya Bakti TNI Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Purwakarta

Potolotepo, Purwakarta | Untuk mewujudkan kepedulian dan peran serta satuan jajaran TNI AD antara Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam menunjang pelaksanaan program pembangunan daerah guna mempercepat perkembangan kota, serta meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Purwakarta bekerjasama dengan Kodim 0619 Purwakarta menggelar acara Karya Bhakti TNI,di Desa Tajursindang, Kecamatan Sukatani Purwakarta, Rabu (13/09/2023).

Diantaranya, meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat, meningkatkan kerjasama dan melestarikan budaya gotong royong dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, meningkatkan taraf hifup masyarakat, serta meningkatkan arus lalu lintas perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan fisik yang dilaksanakan, antara lain pembangunan jalan,serta prasarana fisik lainnya merupakan hasil kegiatan Karya Bhakti TNI selama ini telah kita rasakan kualitasnya dan kemanfaatannya.

Sementara itu,Dandim 0619 Purwakarta,Letkol Arm Andi Achmad Afandi, S.Sos., M.Si. menjelaskan program karya bhakti TNI ini adalah kerjasama antara Pemerintah Daerah (Pemda) dengan Dandim 0619 Purwakarta,

Karya Bhakti di Desa Tajursindang dan Desa Cilalawi Purwakarta ini akan memperbaiki jalan sepanjang 450 m,Gorong-gorong,Drainase,Dinding penahan Tanah pasangan batu,dan pengupasan bahu jalan sehingga mempermudah masyarakat dalam sarana transportasi,progam Karya Bakti ini Sumber Dana dari anggaran APBD 2023” jelasnya.

Menurut Dandim 0619 Purwakarta, kegiatan Karya Bhakti TNI Tahun 2023 di Desa Tajursindang dan Cilalawi melibatkan 24 anggota TNI, dengan dibantu oleh masyarakat sekitar yang akan berlangsung selama 120hari.

Selain memperbaiki jalan,kami juga akan membangun Gorong-gorong,Drainase,Dinding penahan Tanah pasangan batu,dan pengupasan bahu jalan,ini adalah wujud peran aktif TNI dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai wujud Kemanunggalan TNI,Pungkasnya. (**)

L-Kompleks Ungkap Upaya Operasi Suap yang Dilakukan RA untuk LSM dan Media

Potolotepo, Palu | Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) kembali mengungkap dugaan upaya operasi suap untuk wartawan dan media agar temuan L-Kompleks terkait Dugaan Gratifikasi tender proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulawesi Tengah (Sulteng) bisa diredam.

Sekjend L-Kompleks, Ruslan Angkel, menyebut dugaan upaya suap tersebut berupaya dilakukan oleh perusahaan Bintang Jaya Mandiri melalui peminjam perusahaan yakni oknum inisial RA dan RF.

“Ada dugaan upaya suap yang dilakukan Bintang Jaya Mandiri melalui RA dan RF kepada kami L-kompleks dan media agar bisa berhenti atau diam soal temuan dugaan Gratifikasi dan Kongkalikong tender proyek pembangunan SMA 1 Palele Barat yang ada di Disdikbud Sulteng” ungkap Ruslan.

Ruslan menambahkan dugaan upaya suap ini telah direncanakan sejak awal L-Kompleks temukan indikasi dugaan Kongkalikong dan Gratifikasi, dan bukti upaya suap pun telah kami miliki dan pastinya akan menjadi bukti yang memperjelas telah terjadi pelanggaran hukum yang juga mengarah ke dugaan praktek korupsi.

“Bukti dugaan upaya suap kami sudah miliki, dan ini sudah jelas membuktikan adanya Tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Bintang Jaya Mandiri selaku pemenang tender, pikir aja, kok anda pengen menyuap kami dan media untuk diam dan berhenti memberitakan temuan kami jika dugaan gratifikasi dan kongkalikong itu tidak kalian lakukan, ini jeles sekali rasa ketakutan sudah muncul sampai sampai mau menyuap segala, tapi sayangnya kami tidak bisa disuap dan bukti Upaya suap itu akan menjadi penguat bukti dan fakta yang sebelumnya kami temukan” Tegas Ruslan kepada wartawan saat ditemui di Warkop Poenam Wahid Hasyim Jakarta Pusat, Minggu (10/09/2023).

Sementara itu, Oknum RA dan RF yang disebut L-Kompleks dalam temuan upaya suap saat dikonfirmasi wartawan via watsapp Minggu 10 Sepetember 2023, tidak memberikan jawaban dan hanya membaca Watsapp dan langsung memblokir watsapp wartawan.

Diketahui, dugaan gratifikasi yang diungkap L-Kompleks merupakan paket proyek yang ada di Disdikbud Sulteng yakni pembangunan gedung SMA Negeri 1 Palele Barat Kabupaten Buol yang menggunakan anggaran DAK senilai 3.1 Miliar Rupiah yang dimenangkan Cv Bintang Jaya Mandiri. (Adr/**)

L-Kompleks : Fee 10 Persen Sudah Dibagi

Potolotepo, Palu | Polemik dugaan Kongkalikong dan gratifikasi tender proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali mencuat ke permukaan.

Setelah mengumpulkan bukti dan data atas dugaan oknum yang terlibat pada praktek kotor tersebut, Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) kali ini akan mengungkap bukti adanya aliran Fee 10 persen dari Cv Bintang Jaya Mandiri ke beberapa pihak yang terlibat.

“Dugaan Fee atau uang yang sebelumnya dijanjikan oleh Bintang Jaya Mandiri untuk seluruh oknum pengurus, itu sudah diserahkan,” ungkap Sekjend L-Kompleks Ruslan Angkel, saat ditemui media di Warkop Poenam Wahid Hasyim Jakarta Pusat, Selasa (05/09/2023).

Dugaan aliran Fee 10 persen ini diungkap L-Kompleks usai memperoleh bukti terbaru yang berupa keterangan dan percakapan yang berisi pengakuan telah diberikannya fee kepada beberapa oknum yang terlibat dalam proses tender proyek di Disdikbud Sulteng.

“Sudah diterima dorang, semua sudah dikasikan, arahan dari perusahaan,” sebut Ruslan, mengulang percakapan yang berhasil diperoleh.

L-Kompleks menegaskan dari hasil temuan akhir tersebut sudah memperkuat bukti bukti yang sebelumnya diperoleh untuk kemudian diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi KPK dan Aparat Penegak Hukum.

“Bukti sudah lengkap, aktor nya ada, perusahaan pemberi gratifikasi ada dan yang paling utama aliran uang yang sebelumnya di dalam bukti pembicaraan disebut oleh oknum RF dan RA akan diberikan ke oknum-oknum lainnya itu pun telah ada dan jelas alirannya kemana” Tegas Ruslan.

L-Kompleks juga mengungkapkan jika temuan Dugaan gratifikasi akan dilaporkan ke KPK dan pastinya KPK nanti akan melimpahkan kasus tersebut ke Kepolisian dan Kejaksaan tapi akan diawasi secara ketat oleh KPK.

“Kami bawa ke KPK dan kami tahu ini akan dilimpahkan ke Kepolisian Polda Sulteng dan atau ke Kejaksaan Sulteng tapi itu dengan pengawasan ketat oleh KPK dan itulah yang kami harapkan supaya temuan kami ini nanti betul betul terawasi secara ketat” Tutup Ruslan.

Sementara itu, oknum dari Bintang Jaya Mandiri yakni inisial RF dan RA yang disebut dalam bukti temuan L-Kompleks saat dikonfirmasi media Via Watsapp, Senin (04/09/2023) tidak memberikan tanggapan dan justru memblokir Watsapp wartawan.

Diketahui, dugaan gratifikasi yang diungkap L-Kompleks merupakan paket proyek yang ada di Disdikbud Sulteng yakni pembangunan gedung SMA Negeri 1 Palele Barat Kabupaten Buol yang menggunakan anggaran DAK senilai 3.1 Miliar Rupiah yang dimenangkan Cv Bintang Jaya Mandiri. (Adr/**)

Andini Wakili Makassar di Ajang Audisi KDI 2023

Potolotepo, Makassar | Ajang pencarian bakat dangdut terbesar di Indonesia, Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2023 kembali hadir. KDI 2023 mencari calon bintang dangdut masa depan yang memiliki kualitas terbaik di industri musik dangdut tanah air.

Setelah menggelar audisi di Bangka Belitung, Medan, Indramayu, dan Bandung, kini KDI sudah menggelar audisi di Makassar pada Sabtu dan Minggu, 29-30 Juli 2023, mulai pukul 09.00 WITA digelar di Radio Gamasi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Alhasil, Andini keluar sebagai Peserta mewakili Makassar.

Audisi KDI 2023 diselenggarakan di 7 kota yang tersebar di Indonesia. Di antaranya, Makassar, Bangka Belitung, Medan, Lombok, Tasikmalaya, Bandung, dan Jakarta. Gadis berusia 14 tahun dan masih duduk di Kelas IX SMP Negeri 22 Makassar ini menjadi pengalaman perdananya mengikuti ajang kontes menyanyi tingkat nasional.

Namun, tak kalah dengan peserta lain, Andini sudah sering memenangkan ajang audisi nyanyi di Sulawesi Selatan.

Walaupun terbilang usianya sangat belia, Andini selama ini turut membantu perekonomian keluarga dengan menerima job-job panggung di wilayah Makassar dan sekitarnya.

“Alhamdulillah saya akan memberikan kemampuan terbaik yang saya miliki karena dikasih kesempatan yang sangat berarti buat saya, terimakasih KDI,” ucapnya saat ditemui di Cafe My Space di bilangan Kota Makassar, Kamis malam (31/08/2023).

Erlang salah satu perwakilan keluarga dari Andini menuturkan, jika tidak menyangka Adiknya mendapatkan kesempatan untuk tampil di panggung nasional lolos dari audisi mewakili Makassar untuk tampil di Jakarta menuju gerbang KDI.

“Tentunya kami memohon doa restu dan dukungannya untuk adik kami Andini membawa nama Sulawesi Selatan di ajang KDI ini,” tambahnya didampingi orang tua Andini Ibu Lisa yang juga masa mudanya aktif wara-wiri dari panggung ke panggung di Kota Makassar.

Kepala SMP Negeri 22 Makassar, Hj Salma, S.Pd, M.Pd yang dikonfirmasi membenarkan, anak muridnya lulus audisi KDI 2023 dan sudah memberikan segala berkas yang dibutuhkan dari sekolah.

“Alhamdulillah kami sangat support Andini semoga bisa mengharumkan d
nama Sulsel dan Makassar khususnya lagi SMP Negeri 22 Makassar. Kami juga sudah membicarakan terkait pelajaran dan lain-lainnya jika anak kami Andini dalam proses mengikuti ajang KDI tersebut,” ungkap Wanita yang juga aktif sebagai Pengurus KONI Makassar.

Turut memberikan ucapan selamat dan dukungan, Ketua LSM PERAK Indonesia, Adiarsa MJ, SH mengatakan, manfaatkan peluang tersebut dengan memberikan yang terbaik dari apa yang dimiliki Andini.

“Adek Andini masih sangat muda tentunya masa depannya sangat menjanjikan di dunia tarik suara. Tergantung bagaimana anak ini memanfaatkan peluang tersebut,” kata pria yang juga berprofesi sebagai Pengacara muda ini yang juga kebetulan berada di lokasi tersebut.

Lanjut Adiarsa, saatnya kamu mewakili kotamu dan tunjukkan bakat bintangmu. Jadilah bintang dangdut masa depan di Kontes Dangdut Indonesia (KDI).

“Ayo warga Sulsel dukung Adik kita Andini karena bakat dan talentanya pantas di tempat ini,” pungkasnya. (**)

1 Jenderal Memotivasi, 50 Babinsa Menginspirasi

Potolotepo, Surabaya | Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf punya banyak julukan untuk bintara pembina desa atau Babinsa. Di satu waktu ia menyebut mereka sebagai ‘pasukan siluman’. Lantaran muncul di mana dan kapan saja. Di waktu lain, ia menyebut mereka sebagai ‘ujung tombak TNI Angkatan Darat’. Sebab mereka selalu menjadi terdepan berhubungan langsung dengan masyarakat.

Selama tiga bulan terakhir Babinsa di wilayah Kodam V/Brawijaya menjadi pusat perhatian. Tidak kurang 330 personel Babinsa dari 33 Kodim sudah unjuk prestasi. ‘Pasukan siluman’ itu menunjukkan aksi nyata yang sudah mereka lakukan di ajang Brawijaya Awards 2023. Soal aksi sosial, ketahanan pangan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kepedulian terhadap pendidikan, pemberdayaan pemuda, olahraga, toleransi antar umat beragama, peduli lingkungan, dan pelestarian budaya yang sudah mereka lakukan ditunjukkan di depan juri.

“Di awalnya mereka memaparkan program-program pengabdiannya depan Juri selama satu jam. Kemudian terpilih 50 Babinsa dengan program terbaik lalu melaju ke babak berikutnya. Di situ, juri menilai secara langsung pelaksanaan program di wilayah kerja masing-masing. Setelahnya terpilih dua babinsa terbaik untuk masing-masing kategori,” papar Mayjen TNI Farid Makruf, MA.

Diinisiasi Kodam V/Brawijaya dan tim Harian Disway jadilah ajang ini kian bergengsi. Tak cuma sekadar kompetisi namun jadi ajang yang menginspirasi.

Awalnya, Dahlan Iskan, Mantan Menteri BUMN dan pendiri Harian Disway melihat betapa Mayjen TNI Farid Makruf begitu bangga pada kiprah Babinsa. Ia sejalan dan sepemikiran.

Dahlan mencatat, sejak awal bertugas, jenderal bintang dua asal Tanah Merah, Bangkalan ini sudah mewanti-wanti, media resmi Kodam V/Brawijaya tak mesti selalu memajang berita dan fotonya. Ia mau kiprah babinsa dikabarkan kepada khalayak ramai. Sebab mereka sejatinya ujung tombak TNI Angkatan Darat. Saban waktu mereka selalu berhadapan langsung dengan masyarakat. Mereka hadir dari kelahiran hingga kematian. Ada pula di ramainya pesta dan hingga nestapanya bencana.

Dahlan Iskan dan Farid Makruf tentu tak berlebihan memuji Babinsa. Simak saja kegigihan Serda Joko Mulyono yang gemas melihat banyaknya limbah pohon pisang di Desa Piyak, Bojonegoro. Babinsa ini pun berinisiatif mengubahnya jadi kerajinan tangan. Ia membeli gedebog dari warga setempat dengan harga pantas. Lalu diolah menjadi tali dan tempat tisu. Harganya pun lumayan. Bila tali dihargai Rp3.700 per kilogram, tempat tisu dijual Rp30 ribu per buah. Warga setempat pun punya usaha produktif. Di satu sisi mengurangi limbah, di sisi lain membawa manfaat ekonomi.

Di Desa Sodo, Kecamatan Pakel, Tulungagung ada Sertu Asfahani. Babinsa ini mengolah kulit sapi menjadi kerupuk. Usahanya dirintis sejak 2012. Sebanyak 25 orang warga setempat dipekerjakannya untuk mengembangkan industri rumah tangga ini.

Dan di ajang Brawijaya Awards 2023 kiprah mereka itu diganjar penghargaan.Kini kisah kiprah dan peran dari 50 orang dari 330 Babinsa yang terlibat dalam program ini bisa dibaca meluas dan menjadi inspirasi.

“Ini adalah dokumentasi penting atas kiprah dan peran Babinsa di jajaran Kodam V/Brawijaya. Kisah-kisah mereka akan menjadi bahan ajar serta sumber inspirasi bagi pelaksanaan pengabdian para babinsa selanjutnya. Semoga ini akan menjadi program di jajaran TNI Angkatan Darat secara nasional,” ungkap Danrem 132/Tadulako 2020-2021 ini.

Kepada para Babinsa yang meraih penghargaan, ia berharap tak lupa bersyukur untuk pencapaiannya sembari terus berikhtiar mengabdi melampaui penugasannya sehingga menginspirasi orang banyak. (**)