Advertisement

Dapat Nomor Urut 4, AJP-ASLI: Insya Allah Tanda Kemenangan

Potolotepo, Kendari | Tahapan pengundian dan pengumuman nomor urut pada Pilwalkot Kendari 2024 telah rampung dilaksanakan. Berlangsung di pelataran Kantor KPU Kendari, Senin (23/9/2024), kelima pasangan calon (paslon) telah mendapatkan nomor urut.

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Aksan Jaya Putra-Andi Sulolipu (AJP-ASLI), mendapatkan nomor urut 4. Bagi AJP-ASLI, sebenarnya semua nomor baik, namun nomor 4 memiliki keistimewaan dan makna mendalam.

Bahkan, AJP-ASLI menganggap nomor urut 4 yang diperolehnya merupakan tanda-tanda kemenangan. AJP menjelaskan nomor urut 4 sejalan dengan 4 tujuan utama yang ingin dicapai dalam program kerja, sebagaimana tagline Kendari BISA atau Berdaya Saing, Inovatif, Sejahtera, dan Aman.

“Ya, sebenarnya kami tidak terlalu memikirkan soal nomor urut, karena semuanya baik. Tapi, nomor 4 ini jujur sangat sejalan, cocok dengan program dan tagline Kendari BISA. Insya Allah, ini menjadi tanda-tanda kemenangan,” kata AJP.

Bagi AJP, nomor urut 4 juga merupakan nomor urut partainya yakni Golkar. Tentunya hal itu membuat dirinya lebih mudah dalam sosialisasi. Toh, Kendari dikenal sebagai salah satu basis dan lumbung suara partai berlambang beringin.

Dari sisi numerologi, ia bilang ternyata nomor 4 itu adalah nomor yang membawa rasa aman dan stabilitas. Dia menganalogikan nomor 4 itu sebagai bentuk rasa nyaman karena dapat menopang layaknya sebuah kursi.

“Kita butuh stabilitas dan keamanan. Nah, jika kita duduk di kursi sekarang, kita merasa nyaman karena ada 4 kaki yang menopang. Selanjutnya, nomor 4 ini yang identik dengan kursi, semoga menjadi penanda bahwa AJP-ASLI yang diberi amanah duduk di kursi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari,” jelasnya.

Lebih lanjut, AJP menyampaikan makna mendalam dari nomor urut 4 juga terletak pada keterkaitan dengan sila ke-4 Pancasila. Sila Pancasila dengan lambang Kepala Banteng itu berbunyi ‘Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan’.

Hal itu sejalan dengan konsep pemerintah yang hendak dijalankan AJP-ASLI. “Sangat cocok dan sejalan dengan program dan konsep yang coba kami wujudkan. Juga tentunya sesuai keinginan masyarakat kita di Kendari yakni pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” pungkasnya. (**)

Reporter: Dians

SMKN 1 Selayar Jadi Tuan Rumah Porseni Tingkat Cabdis Wilayah VI Kepulauan Selayar

Potolotepo, Selayar | Kepala Cabang Dinas Wilayah VI, Usman, S.Pd, MM Pimpin langsung Upacara Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Tingkat Cabang Dinas (Cabdis) Wilayah VI Kabupaten Kepulauan Selayar yang dilangsungkan di Unit Pelaksana Teknis Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kepulauan Selayar (UPT SMKN 1 Kepulauan Selayar), Jl. Pahlawan No.31, Benteng Utara, Kec. Benteng, Kab. Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Sabtu (21/09/2024).

Kepala Cabang Dinas Wilayah VI dalam sambutannya beliau berharap agar PORSENI kali ini dapat menumbuhkan bibit bibit atlet yang akan mewakili Cabdis Wil. VI pada Lomba O2SN dan FLS2N tahun 2025.

Beliau juga sangat berharap agar prestasi tahun ini dapat dipertahankan dan bahkan lebih maju lagi di tahun yang akan datang.

Adapun lomba yg berhasil diraih oleh siswa dari Cabdis Wilayah VI adalah juara lomba atletik (SMK 4 Selayar) pada O2SN dan Juara 3 lomba cipta lagu serta musik tradisional pada FLS2N (SMKN 1 Selayar).

Pembukaan PORSENI pada hari ini, 21 September 2024 berlangsung meriah dengan kehadiran para Guru dan Atlet bukan hanya dari daratan Kep. Selayar, namun juga dari wilayah kepulauan.

Kepala UPT SMKN 1 Kepulauan Selayar Andi Ahmad, S.Pd sebagai tuan rumah sangat berharap agar para tamu yang hadir merasa nyaman berada di lingkungan UPT SMKN 1 Kepulauan Selayar.

Selain lokasinya yang strategis berada di kota Benteng, juga karena UPT. SMKN 1 Kepulauan Selayar adalah sekolah terluas sehingga memungkinkan untuk menampung peserta dari daratan dan kepulauan. (Nurlinda/**)

Pramuka SMKN 1 Selayar Mengikuti Kegiatan Bakti Lingkungan Penanaman Pohon, Harkopnas ke 77

Potolotepo, Selayar | Unit Pelaksana Teknis Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kepulauan Selayar (UPT SMKN 1 Kepulauan Selayar) mendelegasikan anggota Pramukanya mengikuti kegiatan Bakti Lingkungan Penanaman Pohon dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke-77.

Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. didampingi Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali hadir dan membuka kegiatan Bakti Lingkungan Penanaman Pohon yang mengambil tema “Mitigasi perubahan iklim melalui gerakan Sulsel menanam pohon di desa Bontomarannu Kepulauan Selayar”.

Bakti lingkungan penanaman pohon ini diselenggarakan di Puncak Tanadoang Kepulauan Selayar, Sabtu (14/09/2024).

Kepala UPT SMKN 1 Kepulauan Selayar, Andi Ahmad, S.Pd, dan Wakasek Kesiswaan, Ardiman, S.E, serta Ketua Pembina OSIS, Andi Edwin, S.Pd sangat mendukung Peran serta siswa siswi UPT. SMKN 1 Kepulauan Selayar yang tergabung sebagai anggota Pramuka dalam mengiukuti kegiatan Bakti lingkungan penanaman pohon ini. (Nurlinda Yusuf/**)

Agus Salim, SH. MH Launching Buku Saku Restorative Justice

Potolotepo, Makassar | Kajati Sulsel Agus Salim, SH. MH. melaunching Buku Saku Kemandirian Dalam Pengendalian dan Pengawasan Atas Penyelesaian Perkara Melalui Pendekatan Restorative Justice, bertempat di Aula Lantai 8 Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Kamis (22/08/2024).

Acara Launching Buku Saku RJ tersebut dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Para Asisten, Kabag TU, Para Koordinator, para Pejabat Eselon IV Lingkup Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Para Kepala Cabang Kejaksaan Negeri dan Para Kasi Pidum se Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya Kajati Sulsel Agus Salim, mengucapkan terima kasih kepada Wakajati dan Jajaran Pidum Kejati Sulsel yang telah mendukung dan mensukseskan Pilot Project RJ, kemudian menyusun sebuah Buku Saku Kemandirian Dalam Pengendalian Dan Pengawasan Atas Penyelesaian Perkara Melalui Pendekatan Restoratif Justice untuk menjadi pedoman praktis bagi para Jaksa di seluruh Wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, ketika menyelesaikan perkara tindak pidana umum berdasarkan Keadilan Restoratif.

Kajati Sulsel Agus Salim melanjutkan bahwa penyusunan Buku Saku tersebut dilatar belakangi dari hasil evaluasi terhadap seluruh tahapan penyelesaian perkara tindak pidana umum berdasarkan Keadilan Restoratif yang dilaksanakan oleh seluruh Jaksa di Wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, yaitu masih ditemukan beberapa Jaksa yang khusus menangani perkara tindak pidana umum berdasarkan Keadilan Restoratif ternyata belum mengetahui adanya beberapa kebijakan Pimpinan Kejaksaan Republik Indonesia terkait perkembangan atas syarat untuk penyelesaian perkara berdasarkan Keadilan Restoratif.

Kemudian masih belum ada keseragaman dalam pola penyelesaian perkara berdasarkan Keadilan Restoratif baik pada tahap penyusunan materi video dan paparan saat pra ekspose maupun ekspose, maupun pada tahap tindak lanjut pelaporan hingga publikasi, serta perlunya keterlibatan jajaran Intelijen untuk memberikan supporting kepada jajaran Pidum dalam hal dukungan pelaksanaan profiling secara detail dan komprehensif  terhadap pelaku, termasuk monitoring terhadap potensi AGHT pasca dikeluarkannya keputusan mengenai disetujui atau ditolaknya permohonan RJ tersebut.

Mencermati masih terdapat kekurangan sebagaimana diuraikan diatas maka Kajati Sulsel Agus Salim mengeluarkan petunjuk yang bersifat operasional tentang perlunya ada keseragaman dalam pola penyelesaikan perkara berdasarkan Keadilan Restoratif yang dilaksanakan di Wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan yang kemudian menjadi bagian dalam Buku Saku tersebut.

Kajati Sulsel Agus Salim menjelaskan bahwa gambaran  dari Buku Saku tersebut secara garis besar terdiri dari :

Kompilasi dari beberapa regulasi dan petunjuk teknis Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum yang terkait penyelesaian perkara berdasarkan Keadilan Restoratif;

Kompilasi atas perkembangan atas persyaratan pengajuan RJ;

Keseragaman dalam pola penyelesaian perkara RJ di Wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, termasuk di dalamnya terkait perlunya keterlibatan jajaran Intelijen memberikan supporting kepada jajaran Pidum dalam proses profiling pelaku dan monitoring potensi AGHT, serta keseragaman materi video dan paparan, tindaklanjut dan publikasi.

Pada akhir sambutannya Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Agus Salim berharap bahwa kiranya Buku Saku tersebut memberikan manfaat bagi para Jaksa yang bertugas di Wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dalam mengemban amanah untuk menyelesaikan perkara tindak pidana umum berdasarkan Keadilan Restoratif, demi terwujudnya penegakan hukum yang adil, berkepastian hukum dan humanis. Dalam kesempatan itu juga Kajati Sulsel Agus Salim meresmikan 9 (Sembilan) Rumah Restoratif Justice yang baru dibentuk  di Wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. (**)

Sambut Bulan suci Ramadhan, Personil Satgas Yonif 122/TS Bantu Percepatan Pembangunan Masjid di perbatasan RI-PNG

Potolotepo, Kabupaten Keerom | Kemanunggalan TNI dan rakyat tercermin dengan apa yang dilakukan oleh anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS bersama warga melaksanakan karya bakti bergotong- royong membangun Masjid Nurun-Al Nur dalam menyambut bulan suci ramadhan 2024 di Kampung Pitewi, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (09/03/2024).

Dalam keterangannya, Dankipur B Satgas Pamtas Yonif 122/TS Kapten Inf Budi Kristiyanto, Kipur B melaksanakan karya bhakti membantu pengecoran bangunan masjid bersama warga.

Kegiatan karya bakti sebagai suatu bentuk membantu dan mempelopori usaha-usaha dalam mengatasi kesulitan masyarakat adalah fundamen dalam menciptakan kemanunggalan TNI -rakyat guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,”ucap Dankipur B.

Harapan warga dari beberapa orang yang dimintai tanggapan tentang pembangunan masjid tersebut, bahwa dapat meringankan beban bagi masyarakat khususnya yang melaksanakan ibadah di Masjid Nurun Ala Nur.

Pembangunan Masjid Nurun Ala Nur ini, dalam kegiatan gotong royong di masjid, Satgas bersama warga saling bahu membahu untuk melaksanakan gotong royong membantu pengecoran bangunan masjid supaya bisa digunakan saat tarawih di Bulan Ramadhan,” ucap Mashud Saleh selaku imam masjid. (Yonif 122/**)

Progam Karya Bakti TNI Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Purwakarta

Potolotepo, Purwakarta | Untuk mewujudkan kepedulian dan peran serta satuan jajaran TNI AD antara Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam menunjang pelaksanaan program pembangunan daerah guna mempercepat perkembangan kota, serta meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Purwakarta bekerjasama dengan Kodim 0619 Purwakarta menggelar acara Karya Bhakti TNI,di Desa Tajursindang, Kecamatan Sukatani Purwakarta, Rabu (13/09/2023).

Diantaranya, meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat, meningkatkan kerjasama dan melestarikan budaya gotong royong dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, meningkatkan taraf hifup masyarakat, serta meningkatkan arus lalu lintas perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan fisik yang dilaksanakan, antara lain pembangunan jalan,serta prasarana fisik lainnya merupakan hasil kegiatan Karya Bhakti TNI selama ini telah kita rasakan kualitasnya dan kemanfaatannya.

Sementara itu,Dandim 0619 Purwakarta,Letkol Arm Andi Achmad Afandi, S.Sos., M.Si. menjelaskan program karya bhakti TNI ini adalah kerjasama antara Pemerintah Daerah (Pemda) dengan Dandim 0619 Purwakarta,

Karya Bhakti di Desa Tajursindang dan Desa Cilalawi Purwakarta ini akan memperbaiki jalan sepanjang 450 m,Gorong-gorong,Drainase,Dinding penahan Tanah pasangan batu,dan pengupasan bahu jalan sehingga mempermudah masyarakat dalam sarana transportasi,progam Karya Bakti ini Sumber Dana dari anggaran APBD 2023” jelasnya.

Menurut Dandim 0619 Purwakarta, kegiatan Karya Bhakti TNI Tahun 2023 di Desa Tajursindang dan Cilalawi melibatkan 24 anggota TNI, dengan dibantu oleh masyarakat sekitar yang akan berlangsung selama 120hari.

Selain memperbaiki jalan,kami juga akan membangun Gorong-gorong,Drainase,Dinding penahan Tanah pasangan batu,dan pengupasan bahu jalan,ini adalah wujud peran aktif TNI dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai wujud Kemanunggalan TNI,Pungkasnya. (**)

1 Jenderal Memotivasi, 50 Babinsa Menginspirasi

Potolotepo, Surabaya | Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf punya banyak julukan untuk bintara pembina desa atau Babinsa. Di satu waktu ia menyebut mereka sebagai ‘pasukan siluman’. Lantaran muncul di mana dan kapan saja. Di waktu lain, ia menyebut mereka sebagai ‘ujung tombak TNI Angkatan Darat’. Sebab mereka selalu menjadi terdepan berhubungan langsung dengan masyarakat.

Selama tiga bulan terakhir Babinsa di wilayah Kodam V/Brawijaya menjadi pusat perhatian. Tidak kurang 330 personel Babinsa dari 33 Kodim sudah unjuk prestasi. ‘Pasukan siluman’ itu menunjukkan aksi nyata yang sudah mereka lakukan di ajang Brawijaya Awards 2023. Soal aksi sosial, ketahanan pangan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kepedulian terhadap pendidikan, pemberdayaan pemuda, olahraga, toleransi antar umat beragama, peduli lingkungan, dan pelestarian budaya yang sudah mereka lakukan ditunjukkan di depan juri.

“Di awalnya mereka memaparkan program-program pengabdiannya depan Juri selama satu jam. Kemudian terpilih 50 Babinsa dengan program terbaik lalu melaju ke babak berikutnya. Di situ, juri menilai secara langsung pelaksanaan program di wilayah kerja masing-masing. Setelahnya terpilih dua babinsa terbaik untuk masing-masing kategori,” papar Mayjen TNI Farid Makruf, MA.

Diinisiasi Kodam V/Brawijaya dan tim Harian Disway jadilah ajang ini kian bergengsi. Tak cuma sekadar kompetisi namun jadi ajang yang menginspirasi.

Awalnya, Dahlan Iskan, Mantan Menteri BUMN dan pendiri Harian Disway melihat betapa Mayjen TNI Farid Makruf begitu bangga pada kiprah Babinsa. Ia sejalan dan sepemikiran.

Dahlan mencatat, sejak awal bertugas, jenderal bintang dua asal Tanah Merah, Bangkalan ini sudah mewanti-wanti, media resmi Kodam V/Brawijaya tak mesti selalu memajang berita dan fotonya. Ia mau kiprah babinsa dikabarkan kepada khalayak ramai. Sebab mereka sejatinya ujung tombak TNI Angkatan Darat. Saban waktu mereka selalu berhadapan langsung dengan masyarakat. Mereka hadir dari kelahiran hingga kematian. Ada pula di ramainya pesta dan hingga nestapanya bencana.

Dahlan Iskan dan Farid Makruf tentu tak berlebihan memuji Babinsa. Simak saja kegigihan Serda Joko Mulyono yang gemas melihat banyaknya limbah pohon pisang di Desa Piyak, Bojonegoro. Babinsa ini pun berinisiatif mengubahnya jadi kerajinan tangan. Ia membeli gedebog dari warga setempat dengan harga pantas. Lalu diolah menjadi tali dan tempat tisu. Harganya pun lumayan. Bila tali dihargai Rp3.700 per kilogram, tempat tisu dijual Rp30 ribu per buah. Warga setempat pun punya usaha produktif. Di satu sisi mengurangi limbah, di sisi lain membawa manfaat ekonomi.

Di Desa Sodo, Kecamatan Pakel, Tulungagung ada Sertu Asfahani. Babinsa ini mengolah kulit sapi menjadi kerupuk. Usahanya dirintis sejak 2012. Sebanyak 25 orang warga setempat dipekerjakannya untuk mengembangkan industri rumah tangga ini.

Dan di ajang Brawijaya Awards 2023 kiprah mereka itu diganjar penghargaan.Kini kisah kiprah dan peran dari 50 orang dari 330 Babinsa yang terlibat dalam program ini bisa dibaca meluas dan menjadi inspirasi.

“Ini adalah dokumentasi penting atas kiprah dan peran Babinsa di jajaran Kodam V/Brawijaya. Kisah-kisah mereka akan menjadi bahan ajar serta sumber inspirasi bagi pelaksanaan pengabdian para babinsa selanjutnya. Semoga ini akan menjadi program di jajaran TNI Angkatan Darat secara nasional,” ungkap Danrem 132/Tadulako 2020-2021 ini.

Kepada para Babinsa yang meraih penghargaan, ia berharap tak lupa bersyukur untuk pencapaiannya sembari terus berikhtiar mengabdi melampaui penugasannya sehingga menginspirasi orang banyak. (**)

Dandim 0619/Purwakarta Hadiri MPLS Berikan Materi Wasbang Kepada Siswa SMANSA

Potolotepo, Purwakarta | Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Purwakarta terasa istimewa. Karena kegiatan dihadiri langsung Komando Distrik Militer 0619/Purwakarta, Letkol Arm Andi Achmad Afandi, S.Sos., M.Si.

Ditengah kegiatan yang sangat padat, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arm Andi Achmad Afandi meluangkan waktu untuk langsung memberikan materi Wawasan Kebangsaan kepada Siswa dan Siswi baru SMAN 1 Purwakarta, Senin (24/07/2023).

Menurutnya, hal ini bertujuan untuk menumbuhkan motivasi, semangat, persatuan, kedisiplinan dan membentuk kesadaran berbangsa dan negara pada Siswa dan Siswi baru SMAN 1 Purwakarta.

“Para siswa siswi SMAN 1 Purwakarta ini adalah generasi penerus dan merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dibina serta diarahkan agar kelak menjadi para pemimpin bangsa handal yang siap memajukan negara Indonesia khususnya di Purwakarta Istimewa,” katanya.

Dijelaskan juga, Pemberian materi wasbang tersebut merupakan upaya untuk menangkal pengaruh negatif maupun doktrin dari paham radikalisme. Apalagi saat ini dihadapkan pada era digital yang sangat memudahkan kita termasuk para generasi muda dalam mengakses berbagai informasi.

“Sosialisasi wawasan kebangsaan ini salah satu upaya untuk mengembangkan jati diri para generasi muda agar lebih memahami baik itu tentang bangsa Indonesia maupun dasar-dasarnya sehingga terwujud persatuan dan kesatuan yang utuh.” jelasnya.

Disampaikan juga, kegiatan MPLS merupakan kegiatan untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan, selain itu MPLS juga sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah, baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, senior dan juga guru di sekolah.

“Generasi penerus merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dibina serta diarahkan agar kelak menjadi para pemimpin bangsa handal yang siap memajukan negara Indonesia khususnya Purwakarta,” pungkasnya. (**)

Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, L-Kompleks Terima Penghargaan

Potolotepo, Jeneponto | Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 Tahun 2023 yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten jeneponto mengambil tema “Penegakan Hukum Yang Tegas dan Humanis Mengawal Pembangunan Nasional” digelar di aula kejaksaan negeri Jeneponto, Sabtu (22/07/2023).

Kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 Tahun 2023 ini dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada para penggiat penegakan Hukum yang ada di kabupaten Jeneponto.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) yang berlangsung di aula Kejaksaan Negeri Jeneponto.

Selain L-Kompleks penghargaan juga diberikan kepada Organisasi Jurnalis dan beberapa Wartawan Online yang cukup intens mengawal penegakan hukum di Kabupaten Jeneponto.

Kepala Kejaksaan Negeri Jeneponto Susanto Gani SH Menyerahkan secara langsung piagam penghargaan kepada Juhaib selaku koordinator wilayah L-Kompleks yang telah berkontribusi mengawal penegakan hukum di Jeneponto

“Penghargaan ini sebagai wujud apresiasi atas kontribusi dan kerjasamanya selama ini dalam mengawal penegakan hukum yang tegas dan humanis di kabupaten Jeneponto” ungkap Kejari Jeneponto Susanto Gani,SH.

Kejaksaan Negeri Jeneponto ingin menegakkan hukum yang tegas dan humanis. Sebagaimana harapan masyarakat yaitu penegakan hukum yang berkeadilan, berkepastian hukum dan memiliki manfaat. Namun ketegasan ini harus memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang humanis sehingga dalam penegakan hukum, Kejaksaan tidak memiliki ekses yang negatif. (ach)

Dandim Boyolali Hadiri Tradisi Sedekah Gunung Merapi 1 Muharram 1445 H/2023 M

Potolotepo, Boyolali | Setiap 1 Muharram atau 1 Suro (kalender Jawa) masyarakat di Desa Lencoh, Kabupaten Boyolali, yang berada di lereng Gunung Merapi melakukan tradisi sedekah gunung Untuk tahun ini malam menyambut tahun baru tersebut digelar di Joglo I Desa Lencoh Kecamatan Selo, Selasa Malam ( 18/07/2023).

Nampak hadir kegiatan tersebut rombongan Muspida di antaranya Bupati Boyolali M Said Hidayat, SH, Wakil Bupati Boyolali Wahyu Irawan, SH, Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi, S.H. S.I.K M.H. Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo S.Pd. M. Han, dan rombong staf Pemda Boyolali

Kepala Desa Lencoh selaku ketua panitia mengatakan Prosesi sudah dimulai sejak pagi hari dengan kirab budaya dengan mengarak mahesa (kerbau) yang aman disembelih. Pada malam harinya dimulai dengan prosesi kirab kepala kerbau yang akan dilarung di puncak Gunung Merapi.

“Sedekah gunung ini untuk nguri-uri budaya dan memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi masyarakat di bawah Gunung Merapi,” terang Kepala Desa Lencoh,

Kepala Desa Lencoh menambahkan harapan agar warganya yang sebagian besar petani di lereng Merapi dijauhkan dari mara bahaya dan bencana.

Sebelum pemberangkatan ke puncak Merapi di Joglo Merapi diadakan pembacaan legenda Gunung Merapi. Dilanjutkan dengan pembacaan doa dan sholawatan. Kemudian ritual dilakukan dengan mengarak uba rampe tersebut menuju puncak Merapi.

Bupati Boyolali, M. Said Hidayat dalam sambutannya mengungkapkan kegiatan seperti ini harus kita uri-uri karena merupakan kebudayaan warisan dari leluhur.

Kegiatan pada malam hari ini merupakan cerminan dari nilai -nilai pancasila yang harus kita jaga dan jangan sampai musnah/hilang oleh budaya lain.

Sedekah Gunung Merapi merupakan ucapan wujud syukur dari masyarakat kepada sang pencipta dengan membuat tumpeng dari hasil bumi

Selain itu diharapkan kegiatan ini dapat menjadi berkah bagi masyarakat Selo dan masayarakat lain dimanapun.

Terimakasih kepada warga masyarakat Selo, Bupati Boyolali bangga kepada warga masyarakat Selo khususnya dan masyarakat Boyolali pada umumnya. (**)